You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Patrolsari
Desa Patrolsari

Kec. Arjasari, Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat

Mahasiswa KKN-T IPB University Rampungkan Program Pemberdayaan di Desa Patrolsari

Administrator 06 Agustus 2025 Dibaca 113 Kali
Mahasiswa KKN-T IPB University Rampungkan Program Pemberdayaan di Desa Patrolsari

BANDUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi dari IPB University telah menyelesaikan serangkaian program pemberdayaan masyarakat di Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung dari 23 Juni hingga 30 Juli ini bertujuan untuk menggerakkan potensi desa melalui pengembangan diri, agribisnis, dan penguatan ekonomi demi mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Desa Patrolsari.


Program ini diawali dari identifikasi potensi dan tantangan di Desa Patrolsari. Tim mahasiswa menemukan bahwa banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) potensial di Desa Patrolsari. Selain itu, terdapat banyak peternak rakyat yang berada di Desa Patrolsari. Terdapat juga, rencana pengembangan unit usaha peternakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum terealisasi.


Menjawab tantangan tersebut, tim KKN-T yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang, Nurul Hidayati, S.E., M.Si., merancang program yang bertujuan untuk membantu pengembangan potensi Desa Patrolsari.BANDUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi dari IPB University telah menyelesaikan serangkaian program pemberdayaan masyarakat di Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung dari 23 Juni hingga 30 Juli ini bertujuan untuk menggerakkan potensi desa melalui pengembangan diri, agribisnis, dan penguatan ekonomi demi mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Desa Patrolsari.


Program ini diawali dari identifikasi potensi dan tantangan di Desa Patrolsari. Tim mahasiswa menemukan bahwa banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) potensial di Desa Patrolsari. Selain itu, terdapat banyak peternak rakyat yang berada di Desa Patrolsari. Terdapat juga, rencana pengembangan unit usaha peternakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum terealisasi.
Menjawab tantangan tersebut, tim KKN-T yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang, Nurul Hidayati, S.E., M.Si., merancang program yang bertujuan untuk membantu pengembangan potensi Desa Patrolsari.

Program pengabdian ini diawali pada awal Juli dengan fokus pada digitalisasi ekonomi desa. Dengan Mahasiswa melaksanakan program "Visibilitas UMKM di Google Maps". Melalui survei langsung, pengambilan foto, dan pendaftaran, sebanyak 24 UMKM di Desa Patrolsari berhasil didaftarkan ke Google Maps, lengkap dengan informasi lokasi, foto, dan jam operasional. Program dilanjutkan sepanjang bulan Juli dengan pendampingan intensif bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan UMKM. Pendampingan UMKM sendiri dilakukan pada 2 UMKM yang ada di Desa Patrolsari yakni CV Felix Garmindo dan Dapoer Arsyila, pendampingan dilakukan untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada pada UMKM dan pengembangan potensi UMKM dengan harapan dapat menyerap tenaga kerja dan menggerakan roda ekonomi di desa. Sedangkan pendampingan pada BUMDES sendiri difokuskan pada pengembangan unit hewani BUMDES Patrolsari dalam administrasi dan teknis lapangan pemeliharaan ternak.Program pengabdian ini diawali pada awal Juli dengan fokus pada digitalisasi ekonomi desa. Dengan Mahasiswa melaksanakan program "Visibilitas UMKM di Google Maps". Melalui survei langsung, pengambilan foto, dan pendaftaran, sebanyak 24 UMKM di Desa Patrolsari berhasil didaftarkan ke Google Maps, lengkap dengan informasi lokasi, foto, dan jam operasional. Program dilanjutkan sepanjang bulan Juli dengan pendampingan intensif bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan UMKM. Pendampingan UMKM sendiri dilakukan pada 2 UMKM yang ada di Desa Patrolsari yakni CV Felix Garmindo dan Dapoer Arsyila, pendampingan dilakukan untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada pada UMKM dan pengembangan potensi UMKM dengan harapan dapat menyerap tenaga kerja dan menggerakan roda ekonomi di desa. Sedangkan pendampingan pada BUMDES sendiri difokuskan pada pengembangan unit hewani BUMDES Patrolsari dalam administrasi dan teknis lapangan pemeliharaan ternak.

Selain itu, program KKN-T juga berfokus pada pengembangan sektor peternakan dan pertanian yang ada di Desa Patrolsari. Hal ini diwujudkan melalui beberapa program unggulan, diawali dengan Pendampingan Pemeliharaan Maggot, program ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam membudidayakan maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik dan pakan ternak alternatif. Program selanjutnya, terdapat Seminar Pakan Ternak dan Kepentingan Pangan Asal Hewan (PETA) di GOR Serbaguna Desa Patrolsari. Dalam seminar ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya nutrisi pakan dan kesadaran akan keamanan pangan hewani pun meningkat. Sebagai pelengkap pengembangan potensi di bidang pertanian, dilaksanakanlah program "CABALAND" yakni program pemanfaatan lahan kosong di Dusun 5 melalui penanaman cabai keriting, cabai rawit dan tomat untuk meningkatkan produktivitas lahan secara maksimal.Selain itu, program KKN-T juga berfokus pada pengembangan sektor peternakan dan pertanian yang ada di Desa Patrolsari. Hal ini diwujudkan melalui beberapa program unggulan, diawali dengan Pendampingan Pemeliharaan Maggot, program ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam membudidayakan maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik dan pakan ternak alternatif. Program selanjutnya, terdapat Seminar Pakan Ternak dan Kepentingan Pangan Asal Hewan (PETA) di GOR Serbaguna Desa Patrolsari. Dalam seminar ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya nutrisi pakan dan kesadaran akan keamanan pangan hewani pun meningkat. Sebagai pelengkap pengembangan potensi di bidang pertanian, dilaksanakanlah program "CABALAND" yakni program pemanfaatan lahan kosong di Dusun 5 melalui penanaman cabai keriting, cabai rawit dan tomat untuk meningkatkan produktivitas lahan secara maksimal.

Diluar itu juga, dilaksanakan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif pada anak-anak di Desa Patrolsari melalui kegiatan seperti “Gema Muharram” kegiatan yang terdiri dari lomba fashion show busana muslim dan mewarnai kaligrafi ini sukses menarik minat 46 anak dan bertujuan menumbuhkan kreativitas serta ketaqwaan sejak dini. Kegiatan lain juga digelar, seperti "English Fun Stage" untuk melatih kemampuan dasar berbahasa Inggris siswa kelas 4-6 SD, dan "Workshop Eco-print" untuk melatih kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan organik seperti daun dan bunga.


Seluruh program dirancang agar memiliki keberlanjutan. Harapannya program yang telah berjalan dapat menjadi awalan untuk digitalisasi UMKM sebagai program rutin desa, pengembangkan direktori usaha digital, pendampingan rutin pada peternak dan petani di Desa Patrolsari serta program rutin yang kreatif dan edukatif di sekolah-sekolah.Diluar itu juga, dilaksanakan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif pada anak-anak di Desa Patrolsari melalui kegiatan seperti “Gema Muharram” kegiatan yang terdiri dari lomba fashion show busana muslim dan mewarnai kaligrafi ini sukses menarik minat 46 anak dan bertujuan menumbuhkan kreativitas serta ketaqwaan sejak dini. Kegiatan lain juga digelar, seperti "English Fun Stage" untuk melatih kemampuan dasar berbahasa Inggris siswa kelas 4-6 SD, dan "Workshop Eco-print" untuk melatih kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan organik seperti daun dan bunga.


Seluruh program dirancang agar memiliki keberlanjutan. Harapannya program yang telah berjalan dapat menjadi awalan untuk digitalisasi UMKM sebagai program rutin desa, pengembangkan direktori usaha digital, pendampingan rutin pada peternak dan petani di Desa Patrolsari serta program rutin yang kreatif dan edukatif di sekolah-sekolah.

"Keren!
Gracella 13 Agustus 2025
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image